Deoxa Indonesian Channels

lisensi

Advertisement MGID

Rabu, 03 Januari 2024, 11:16:00 PM WIB
Last Updated 2024-01-03T16:17:40Z
LENSA KRIMINALNEWS

Pria di Magelang Ditangkap karena Penipuan Modus Biro Ibadah Umrah, 14 Korban dengan Kerugian Rp 297 Juta

Advertisement


Magelang|MATALENSANEWS.com-Polresta Magelang berhasil menangkap seorang pria berinisial DK (43) yang terlibat dalam kasus penipuan menggunakan modus biro ibadah umrah. DK, warga Kecamatan Magelang Utara, Kota Magelang, dahulu bekerja sebagai perantara di sebuah biro travel umrah resmi sebelum mendirikan bisnis travel sendiri.


Pelaku menawarkan paket ibadah umrah dengan iming-iming menarik kepada 14 korban, termasuk 4 warga Magelang dan 10 dari luar Magelang. DK menjanjikan satu paket ibadah umrah gratis jika korban membeli dua paket sekaligus.


"DK mendatangi rumah korban pada 25 Mei 2023 sebagai pemilik travel umrah Mutiara Mulia Wisata, menawarkan dua paket umrah untuk satu paket gratis," ungkap Kapolresta Magelang Kombes Mustofa dalam konferensi pers di Media Center Polresta Magelang.


Korban yang tergiur dengan tawaran tersebut akhirnya membeli dua paket ibadah umrah sekaligus dan melunasi pembayarannya. Namun, DK tidak memenuhi janjinya untuk memberangkatkan mereka pada tanggal yang telah ditentukan, dengan berbagai alasan penundaan yang dia sampaikan kepada korban.


Korban akhirnya melaporkan kejadian ini ke Polresta Magelang setelah kerugian mencapai Rp 297 juta, dengan salah satu korban mengalami kerugian sebesar Rp 59,2 juta. Polisi berhasil mengamankan sejumlah barang bukti seperti kuitansi pembayaran, buku tabungan, handphone, dan koper.


"Tersangka akan dijerat dengan Pasal 378 atau 372 KUHP dengan ancaman pidana hingga 4 tahun penjara," tegas Kapolresta Mustofa.


DK mengakui bahwa travel umrah yang ia kelola tidak terdaftar di Kantor Kementerian Agama. Meskipun pernah mengirim jemaah menggunakan travel lain, DK mengaku uang dari penipuan tersebut digunakan untuk keperluan pribadi.


"Paket yang ditawarkan seharga Rp 28 juta sampai Rp 30 juta untuk perjalanan sembilan hari, dimulai dari Jakarta," tambahnya.(Sofie Rahmawati)