Deoxa Indonesian Channels

lisensi

Advertisement MGID

Jumat, 04 April 2025, 3:17:00 PM WIB
Last Updated 2025-04-04T08:17:09Z
BERITA PERISTIWANEWS

Banjir 1,5 Meter Rendam Puluhan Rumah di Ngemplak Boyolali, 150 KK Dievakuasi

Advertisement


BOYOLALI|MATALENSANEWS.com-Hujan deras yang mengguyur wilayah Boyolali pada Kamis (3/4/2025) sore hingga malam menyebabkan banjir setinggi 1,5 meter yang merendam puluhan rumah di Dukuh Ledokan RT 05 RW 07 dan Perumahan Mirai Jati 3, Desa Sawahan, Kecamatan Ngemplak, Kabupaten Boyolali.


Dari pantauan di lapangan, banjir merendam sedikitnya 150 kepala keluarga (KK) di dua wilayah terdampak. Genangan air merendam permukiman warga hingga setinggi dada orang dewasa, sehingga warga terpaksa dievakuasi.


Danramil 11/Ngemplak Kodim 0724/Boyolali, Kapten Inf Dwi Darmasto, bersama 12 anggotanya terjun langsung membantu proses evakuasi warga. Evakuasi dilakukan bersama tim BPBD Kabupaten Boyolali, relawan, dan warga sekitar menggunakan perahu karet.


“Kita bersama tim BPBD dan warga setempat bahu membahu mengevakuasi korban banjir dengan menggunakan perahu karet,” ujar Kapten Inf Dwi Darmasto di lokasi kejadian.


Ia menyebutkan, wilayah yang paling parah terdampak adalah Dukuh Ledokan yang dihuni 92 KK dan Perumahan Mirai Jati 3 sebanyak 52 KK, dengan total warga terdampak mencapai sekitar 410 orang. Meski sebagian besar warga dievakuasi, masih ada beberapa yang memilih bertahan di rumah untuk menjaga harta benda mereka.


“Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun kerugian material diperkirakan cukup besar. Nilainya masih dalam proses pendataan oleh pihak terkait,” tambahnya.


Hadir di lokasi bencana antara lain Bupati Boyolali Agus Irawan, Kapolres Boyolali AKBP Rosyd Hartanto, Kepala BPBD Boyolali Suratno, Camat Ngemplak Ari Wahyu Prabowo, Danramil 11/Ngemplak Kapten Inf Dwi Darmasto, Kapolsek Ngemplak AKP Widarto, tim Basarnas wilayah Surakarta, tim Siap Siaga Desa Sawahan (SANTANA), serta perangkat desa setempat.


Pemerintah Kabupaten Boyolali saat ini tengah melakukan pendataan kerugian dan menyiapkan bantuan logistik bagi warga terdampak. Masyarakat diimbau untuk tetap waspada mengingat potensi cuaca ekstrem masih bisa terjadi dalam beberapa hari ke depan.(Goent